Apakah setiap orang mampu berfilsafat?
Tipe-tipe manusia dalam kaitannya dengan pengetahuan:
1. Manusia ada yang tidak tahu dalam ketidaktahuannya
2. Manusia tidak tahu dalam ketahuannya
3. Manusia tahu akan ketidaktahuannya
4. Manusia tahu akan ketahuannya
Masing-masing kategori tidak bersifat menetap tetapi dinamis. Dalam suatu masalah, bisa jadi masuk kategori 1. Tapi dalam masalah yang lain bisa jadi masuk kategori yang berbeda.
Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang tercanggih. Memiliki banyak kelebihan dibanding dengan makhluk lain terutama akalnya.
1. Memiliki rasa ingin tahu, maka diaktualisasikan dalam bentuk bertanya.
2. Melalui rasio maka manusia memberikan jawaban terhadap aneka pertanyaan.
3. Manusia bertanya, manusia pula menjawab.
4. Manusialah yang benar-benar bereksistensi karena memiliki kesadaran dan otonomi dirinya.
Malalui akalnya manusia mampu menyamai makhluk lain. Contohnya, burung terbang tinggi, manusia terbang dengan pesawat ciptaannya. Angsa bisa berenang ke ujung pulau, manusia berenang dengan kapal feri ciptaannya. Ikan mampu menembus dasar lautan, manusia menembus lautan dengan kapal selam ciptaannya.
Pengetahuan lahir sejak manusia itu ada, sejak manusia berpikir, sejak manusia berinteraksi dengan alam.
Relasi antara Filsafat dengan Ilmu Pengetahuan:
1. Pengaturan bagian dari kajian filsafat ilmu, pengetahuan lahir sejak adanya peradaban manusia dan berkembang pesat sesuai dengan budayanya.
2. Pengetahuan lahir dari aktivitas.
3. Aktivitas memerlukan metode.
Apakah setiap orang mampu berfilsafat?
Jawaban: ya, karena filsafat itu kegiatan berpikir kritis bisa tentang kehidupan, seperti realitas, pengetahuan, dan moralitas. Kemampuan ini bawaan manusia yang muncul dari rasa ingin tahu. Namun tingkat dan cara berfilsafat setiap orang itu berbeda-beda.
Nama: Asma Nadia Safna
NIM: 1860304232093
Komentar
Posting Komentar