Arti Filsafat Ilmu oleh Asma Nadia Safna

 Arti Filsafat Ilmu


       Dalam filsafat ilmu, kita masih dapat membedakan antara filsafat ilmu dalam arti luas, yang menampung permasalahan dan hubungan-hubungan ke luar dari kegiatan ilmiah, seperti penyampaian, tata-susila, konsekuensi, dan sebagai filsafat ilmu. 

       Filsafat adalah sikap bertanya terus menerus, yang berbeda dari ideologi dan dogma. Filsafat berbeda dari cinta akan kebenaran, yang berarti cinta akan kebenaran. Filsafat adalah sebuah upaya, proses, pencarian, pencarian, dan perburuan tanpa henti akan kebenaran. Sebagai sikap, yang dihidupi, dihayati dalam pencarian, pencarian, dan pertanyaan terus-menerus. Filsafat memang memiliki kekosongan yang dicinta dan karena itu ingin mengejar yang dicinta untuk diisi, tetapi sekaligus yang dicinta telah adalah representasinya dalam sikap mencinta itu sendiri.

      Filsafat adalah berpikir bebas, radikal, dan berada di dataran makna. Bebas tidak menghalangi pikiran kerja, pemikiran radikal sampai keakar-akar dan melewati batas-batas fisik atau metafisis. Sedang berpikir dalam tahap makna berarti menemukan makna terdalam dari sesuatu yang terkandung di dalamnya. Filsafat bisa diartikan (1) sebagai hasil berpikir, dan (2) sebagai metode berpikir, yang dapat membentuk cara berpikir kritis, dan menjunjung tinggi kebebasan dan keterbukaan intelektual.

       Saintifik pola pikir yang digunakan ilmuwan fisika dalam melihat fenomena alam dan sosial. Itu membawa kelahiran ilmu pengetahuan sosial (sosiologi) dan kritik dari ilmuwan sosial sediri, telah membuat geram para agamawan yang merasa akar-akar spiritualitas dan religiositas. Pola pikir saintifik mengusung naturalisasi dan rasionalisasi, dan sebagai peradaban modern.




Sekian review dari bab arti Filsafat Ilmu, sampai jumpa di blog dengan review bab selanjutnya.....

Nama : Asma Nadia Safna

NIM : 1860304232093

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Ilmu sebagai Pengetahuan

RESENSI BUKU "BICARA ITU ADA SENINYA

RESUME PERTEMUAN KEEMPAT