REVIEW MATERI PERADAPAN ISLAM PADA MASA RASULULLAH
Nama : Asma Nadia Safna
PERADAPAN ISLAM PADA MASA RASULULLAH
Islam sangat cepat menyebar luas, dalam tahun +23 Islam telah menyebar di seluruh Jazirah Arab. Dalam 23 tahun dibagi menjadi 2 periode, pertama periode Mekkah selama +13 tahun dan Madinah +10 tahun. Penyebaran Islam sangat cepat bukan berarti dakwah Nabi Muhammad SAW berjalan mulus. Saat periode Mekah nabi menghadapi rintangan yang berat dari kaum Quraisy. Pada periode Madinah, Nabi Muhammad dan kaum muslimin semakin bertambah dan kokoh. Di Madinah Nabi tidak hanya sebagai pemimpin agama, namun juga sebagai pemimpin politik. Dibangunkanlah masjid sebagai tempat musyawarah serta tempat kepentingan-kepentingan agama Allah.
1. Peradaban Islam Masa Rasulullah Periode Mekkah
Pada periode Mekkah, Nabi Muhammad SAW lebih banyak menekankan moral, akhlak, dan tauhid kepada masyarakat Arab yang tinggal di Mekkah. Sebelum datangnya Islam penduduk Mekah itu menyembah berhala sekitar 360 patung berhala, menyembah api, menyembah hewan dan langit, dan ada juga penganut Yahudi. Zaman sebelum datangnya Islam disebut Zaman Jahiliyah.
Kehidupan yang keras membuat masyarakat Arab memiliki akhlak yang buruk, diantaranya :
- Membunuh bayi perempuan yang baru lahir, memandang rendah derajat manusia, memperjual belikan wanita
- Suka minum khamr
- Suka berjudi, mengundi nasib, dan mencuri
- Menyembah berhala
- Suka peperangan
Setelah mendapatkan wahyu yang pertama beliau segera kembali ke rumah dan memberitahukan berita ini kepada istrinya. Pada periode ketiga tahun ini dahwah Islam dikalukan secara sembunyi-sembunyi. Nabi Muhammad pertama dahwah kepada istrinya yaitu Khadijah, kemudian kepada sahabat beliau Ali bin Abi Tholib dan Abu Bakar Assidiq, kemudian , Zaid bin Tsabit bekas budak Nabi. Selain itu, orang banyak masuk Islam berkat Abu Bakar yang terkenal dengan julukan Assabiqunal Awwalun (orang yang lebih pertama masuk Islam).
Namun dakwahnya tidaklah mudah, mereka mendapatkan tantangan dari kaum Quraisy. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu :
- Tidak bisa membedakan antara kenabian dan kekuasaan
- Nabi Muhammad SAW persamakan hak antara bangsawan dan hamba sahaya
- Para pemimpin Quraisy tidak mau menerima ajaran tentang kebangkitan dan pembalasan di akhirat
- Taqlid kepada nenek moyang merupakan kebiasaan orang Arab
- Pemahat dan tukang patung menganggap Islam sebagai penghalang rizki
Selain mengajarkan tauhid, Nabi Muhammad juga mengajarkan Al-Quran kepada umatnya secara lengkap dan sempurna, yang kemudian menjadi warisan secara turun temurun, dan menjadi pedoman hidup kaum muslimin sepanjang zaman. Islam berkembang setelah Umar Bin Khattab masuk Islam dan melindungi Islam dari kaum Quraisy, membuat kaum Quraisy menjadi lemah. Perkembangan dakwah jadi leluasa dan bebas, namun kerasnya hati para suku Quraisy di Mekkah membuat nabi memutuskan untuk hijrah.
2. Peradaban Islam Masa Rasulullah Periode Madinah
Pada masa Madinah, diawali dengan sebagian penduduk Yastrib datang ke Mekkah untuk menunaikan haji, terdiri dari suku Aus dan Khazraj masuk Islam dalam 3 golongan :
- Pada tahun ke 10 kenabian, berawal dari pertikaian suku Aus dan Khazraj dimana mereka mendabambakan perdamaian
- Pada tahun ke 12 kenabian, menemui Nabi di Aqabah dan melakukan ikrar kesetiaan
- Pada tahun ke 13, jamaah haji Yastrib berjumlah 73 orang, mereka meminta Nabi untuk pindah ke Yastrib, mereka berjanji untuk membela Nabi
Kota Yastrib menjadi pusat Islam dan kaum muslimin memiliki sebutan Madinatul Nabi (Kota Nabi). Pada periode ini pengenalan awal berbagai sisi lain syariah Islam yaitu : shalat, puasa, zakat, maupun haji.
Dengan hijrahnya Nabi ke Madinah penduduk disana terbagi menjadi 3 kelompok :
- Kaum Muhajirin, orang Mekkah yang pindah ke Madinah demi agamanya
- Kaum Anshar, penduduk asli Madinah
- Kaum Yahudi di Madinah
3. Keberhasilan Peradapan yang Dibangun Nabi Muhammad SAW di Madinah
Keberhasilan Rasulullah dengan adanya Perjanjian Damai di Madinah yakni :
- Berhasil mempersatukan kaum muslimin
- Berhasil menggalang kerjasama dan kesetiaan
- Berhasil menanamkan kesadaran kaum muslimin
- Berhasil menerapkan syarat bagi orang Yahudi berupa persamaan hak
Rasulullah membangun tempat beribadah berupa Masjid bertujuan untuk beribadah tetapi juga untuk musyawarah merundingkan masalah-masalah yang dihadapi. Masjid merupakan cikal bakal lembaga pendidikan, dan terus berkembang sampai zaman sekarang.
Komentar
Posting Komentar