REVIEW KITAB KUNING DAN TRADISI RISET PESANTREN DI NUSANTARA
Intelektualisme pesantren memiliki tradisi riset yang kuat di masa lalu. Hal ini dibuktikan dengan lahirnya karya-karya ulama Nusantara yang menjadi rujukan penting di Jazirah Arab. Karya-karya tersebut tidak mungkin lahir tanpa riset yang mendalam, tekun, dan panjang. Tradisi riset pesantren perlu dihidupkan kembali agar pesantren dapat berperan secara optimal dan transformatif dalam berbagai bidang, termasuk pengetahuan, pendidikan, ekonomi, politik, teknologi, dan kebudayaan. Dengan riset, pesantren dapat menjawab tantangan eksternal, mengoptimalkan potensi, melipatgandakan peran, dan memperteguh posisinya sebagai kekuatan transformatif bangsa. Pesantren memiliki tradisi keilmuan yang berbeda dengan tradisi keilmuan lembaga-lembaga pendidikan lainnya. Pesantren lebih memfokuskan pada tafaqquh fi al-din, yaitu pendalaman pengalaman, perluasan pengetahuan, dan penguasaan khazanah ajaran agama Islam. Untuk mengembangkan tradisi riset, pesantren perlu memperkuat kajian kitab kunin...